Kartu Kredit: Suatu Kebutuhan??

Hampir setiap saya menyambangi pusat retail ternama di Ibukota, ada saja salesperson yang menawarkan pembuatan Kartu Kredit. Iming-imingnya bervariasi, mulai dari gratis iuran bulan hingga berhadiah cangkir, bahkan tidak jarang sang salesperson berbohong untuk mendapatkan mangsa.

Kemudahan untuk mendapatkan Kartu Kredit, cukup dengan pendapatan Rp12jt/tahun, membuat semakin banyak orang memiliki Kartu Kredit. Sebenar perlu ditanyakan, apakah kita benar-benar membutuhkan Kartu Kredit?

Kartu kredit memiliki banyak sekali keuntungan, yang paling utama adalah kemewahan yang diberikan ‘beli sekarang, bayar kemudian.’ Bahkan tidak jarang bank penerbit kartu kredit mengeluarkan program belanja agar kita semakin sering menggunakan kartu kredit. Sebut saja program kepemilikan alat elektronik dengan bunga 0%, program rabat kerjasama dengan berbagai butik, resto, hotel, salon, dan banyak lagi.

Online

Keberadaan internet telah mengubah cara belanja. Dengan menggunakan kartu kredit dengan mudah kita dapat belanja dari rumah. Yang perlu diperhatikan ketika melakukan pembelanjaan online antara lain, keamanan jaringan dan tingkat kepercayaan perusahaan.

Kunjungan ke luar negeri

Kelebihan lain, kita dapat melakukan pembelian dengan menggunakan kartu kredit di belahan dunia manapun tanpa harus memikirkan konversi kurs mata uang. Dan saat ini, hampir seluruh bank penerbit kartu kredit menawarkan proteksi pembayaran.

Darurat

Memiliki kartu kredit sangat menguntungkan pada saat kita mengalami situasi emergensi/darurat. [Semoga tidak terjadi. Amien] Jika terjadi kecelakaan, sementara uang yang ada di dompet tidak mencukupi kebutuhan. Apa yang harus dilakukan? Tentu saja, kita dapat bergantung pada kartu kredit untuk melunasi tagihan rumah sakit.

Orang seringkali menyalahkan kartu kredit, saat mereka menggunakannya dengan tidak bijaksana. Padahal jika digunakan dengan tepat dan cerdas, kartu kredit akan sangat membantu.

No comments:

Post a Comment

Isi Komentar anda di sini